Bunga raflesia atau yang biasa kita sebut bunga bangkai bernama latin amophophallus titanium merupakan tumbuhan hutan tropis. Bunga raflesia tidak hanya satu jenis saja tetapi kurang lebih memiliki 170 spesies diseluruh dunia termasuk di Indonesia. Bunga bangkai yang merupakan tumbuhan dengan bunga majemuk terbesar dan
tertinggi di dunia ini termasuk tanaman dari suku talas-talasan (araceae) dengan bentuk dan ukuran umbi yang bervariasi pada setiap jenisnya. Pada fase vegetatif di atas umbi bunga bangkai tumbuh batang tunggal dan
daun yang mirip daun pepaya, hingga kemudian batang dan daun menjadi
layu menyisakan umbi di dalam tanah. Saat bunga bangkai mengalami fase generatif (mekarnya bunga), bunga
tertinggi ini mengeluarkan bau menyengat seperti bau bangkai. Bau busuk
ini berfungsi sebagai pemikat bagi lalat dan kumbang yang mana
serangga-serangga tersebut akan berkontribusi dalam proses penyerbukan.
Apabila selama masa mekarnya terjadi pembuahan, maka akan terbentuk
buah-buah berwarna merah dengan biji pada bagian bekas pangkal bunga dan bunga bangkai kemudian kembali memasuki fase vegetatif. Bunga raflesia tersebut juga dapat kita jumpai dihutan kalimantan barat khususnya kabupaten sanggau. Suatu keberuntugan ketika melintas diwilayah ujung sanggau kecamatan kapuas sedang mekar bunga raflesia tersebut yang jarang sekali dapat kita jumpai setiap saat.
" BIAR MISKIN KESEHATAN TETAP DIJAGA "
TUTUH NYA TIOP AKAL NYA MIDOP
TUTUH NYA TIOP AKAL NYA MIDOP
Selasa, 22 Maret 2016
BUNGA RAFLESIA
Bunga raflesia atau yang biasa kita sebut bunga bangkai bernama latin amophophallus titanium merupakan tumbuhan hutan tropis. Bunga raflesia tidak hanya satu jenis saja tetapi kurang lebih memiliki 170 spesies diseluruh dunia termasuk di Indonesia. Bunga bangkai yang merupakan tumbuhan dengan bunga majemuk terbesar dan
tertinggi di dunia ini termasuk tanaman dari suku talas-talasan (araceae) dengan bentuk dan ukuran umbi yang bervariasi pada setiap jenisnya. Pada fase vegetatif di atas umbi bunga bangkai tumbuh batang tunggal dan
daun yang mirip daun pepaya, hingga kemudian batang dan daun menjadi
layu menyisakan umbi di dalam tanah. Saat bunga bangkai mengalami fase generatif (mekarnya bunga), bunga
tertinggi ini mengeluarkan bau menyengat seperti bau bangkai. Bau busuk
ini berfungsi sebagai pemikat bagi lalat dan kumbang yang mana
serangga-serangga tersebut akan berkontribusi dalam proses penyerbukan.
Apabila selama masa mekarnya terjadi pembuahan, maka akan terbentuk
buah-buah berwarna merah dengan biji pada bagian bekas pangkal bunga dan bunga bangkai kemudian kembali memasuki fase vegetatif. Bunga raflesia tersebut juga dapat kita jumpai dihutan kalimantan barat khususnya kabupaten sanggau. Suatu keberuntugan ketika melintas diwilayah ujung sanggau kecamatan kapuas sedang mekar bunga raflesia tersebut yang jarang sekali dapat kita jumpai setiap saat. Kamis, 17 Maret 2016
Rumah Betang
Rumah betang adalah rumah panjang suku dayak dijaman dulu, dimana bentuk bangunan yang memanjang meyambung antar satu rumah dengan lainya yang menjadi ciri khas bangunan tersebut. Model dan bangunan hingga saat ini masih bisa kita jumpai dibeberapa tempat yang ada dikalimantan barat sebagai wilayah adat/ tanah adat. Saat penulis berkunjung kesalah satu cagar budaya rumah betang yang ada disanggu mengatakan bahwa rumah tersebut sudah lama tindak digunakan lagi, ada beberapa alasan yang mendasar membuat masyarakat setempat enggan untuk menempati rumah tersebut. Menurut warga setempat karena perkembangan jaman dan sulitnya menyatukan dalam proses pemeliharan bangunan tersebut terutama menjadi kendala. Hingga saat ini bangunan tersebut hanya digunakan sebagai balai tempat pertemuan umum dan acara adat tertentu saja. Sangat disayangkan bahwa bangunan tersebut jauh dari perhatian pemerintah setempat padahal bangunan tersebut merupakan aset wisata yang menyimpan banyak cerita dan sejarah disekitar daerah tersebut.
Medical Ozone
Terapi Medical Ozone merupakan metode pengobatan yang telah lama digunakan di dunia kesehatan. sejak tahun 1870 di Jerman awal penemuan hingga saat ini telah mengalami proses pengembangan dalam metode penggunaan metode terapi Ozon. Tepat tanggal 08 maret RS Parindu berkerja sama dengan IDI cabang Kabupaten Sanggau menyelenggarakan simposium dan workshop terapi medical ozone di hotel Grand Narita. Hadir pula Bupati sanggau untuk membuka acara tersebut dan Direktur PT.KMN RS Parindu serta tamu undangan peserta simposium dalam mengenal lebih jauh manfaat dan fungsi terapi ozon. Terapi ozon ini yang pertama dikalimantan dan khusunya kalimantan barat yang dapat menjadi kebanggaan RS Parindu sebagai metode unggulan dalam pelayanan kesehatan. Tunggu apa lagi ayo jaga kesehatan bersama Terapi Ozon melalui proses dan tahap sehingga kesehatan anda tetap terjaga.
Langganan:
Postingan (Atom)
